Contoh VLOOKUP dan HLOOKUP
VLOOKUP dan HLOOKUP adalah dua fungsi dalam program spreadsheet yang digunakan untuk mencari nilai dalam sebuah tabel. Perbedaan utama antara kedua fungsi tersebut adalah sebagai berikut:
- Arah Pencarian:
- VLOOKUP (Vertical Lookup) digunakan untuk mencari nilai dalam kolom dan mengembalikan nilai dari kolom sebelah kanan. Pencarian dilakukan secara vertikal dari atas ke bawah.
- HLOOKUP (Horizontal Lookup) digunakan untuk mencari nilai dalam baris dan mengembalikan nilai dari baris di bawahnya. Pencarian dilakukan secara horizontal dari kiri ke kanan.
- Penempatan Nilai yang Dikembalikan:
- VLOOKUP mengembalikan nilai dari kolom sebelah kanan dari kolom tempat nilai pencarian ditemukan.
- HLOOKUP mengembalikan nilai dari baris di bawahnya dari baris tempat nilai pencarian ditemukan.
- Susunan Data:
- VLOOKUP cocok untuk tabel yang mempunyai susunan data dalam bentuk kolom.
- HLOOKUP cocok untuk tabel yang mempunyai susunan data dalam bentuk baris.
Dalam kesimpulannya, jika ingin mencari nilai dalam sebuah tabel dengan susunan data dalam bentuk kolom, maka VLOOKUP adalah pilihan yang tepat. Sementara itu, jika tabel mempunyai susunan data dalam bentuk baris, maka HLOOKUP yang lebih sesuai.
Contoh VLOOKUP
Misalnya kita memiliki tabel berikut yang berisi data harga barang:
| A | B |
| Barang | Harga |
| Buku | 10000 |
| Pensil | 2000 |
| Penggaris | 5000 |
| Bolpoin | 3000 |
Kita ingin mencari harga dari barang “Buku”. Kita bisa menggunakan VLOOKUP untuk mencari nilai harga dari barang tersebut. Berikut adalah langkah-langkahnya:
- Pilih sel di mana kita ingin menampilkan hasil pencarian (misalnya sel C2).
- Ketikkan formula VLOOKUP, diikuti dengan nilai yang ingin dicari (yaitu “Buku”), rentang tabel yang akan dicari (yaitu sel A2:B5), nomor kolom yang berisi nilai yang ingin diambil (yaitu 2 karena nilai yang kita inginkan berada di kolom kedua dari tabel), dan opsi rangking yang ingin digunakan (yaitu 0 karena kita ingin mencari nilai yang persis sama dengan nilai yang dicari). Jadi formula yang kita tuliskan di sel C2 adalah sebagai berikut:
=VLOOKUP(“Buku”,A2:B5,2,0)
- Tekan Enter untuk menyelesaikan formula.
Setelah menekan Enter, Excel akan menampilkan hasil pencarian, yaitu harga barang “Buku” (yaitu 10000) di sel C2. Dengan menggunakan VLOOKUP, kita dapat dengan mudah menemukan nilai yang dicari dari sebuah tabel.

Contoh HLOOKUP
Misalnya kita memiliki tabel berikut yang berisi data nilai ujian mahasiswa:
| Nilai 1 | Nilai 2 | Nilai 3 | Nilai 4 | |
| Mhs1 | 80 | 90 | 75 | 85 |
| Mhs2 | 70 | 85 | 80 | 90 |
| Mhs3 | 75 | 80 | 85 | 95 |
| Mhs4 | 90 | 95 | 90 | 80 |
Kita ingin mencari nilai dari mahasiswa “Mhs2” pada ujian “Nilai 3”. Kita bisa menggunakan HLOOKUP untuk mencari nilai tersebut. Berikut adalah langkah-langkahnya:
- Pilih sel di mana kita ingin menampilkan hasil pencarian (misalnya sel E2).
- Ketikkan formula HLOOKUP, diikuti dengan nilai yang ingin dicari (yaitu “Mhs2”), rentang tabel yang akan dicari (yaitu sel A1:E5), nomor baris yang berisi nilai yang ingin diambil (yaitu 3 karena nilai yang kita inginkan berada pada baris ketiga dari tabel), dan opsi rangking yang ingin digunakan (yaitu 0 karena kita ingin mencari nilai yang persis sama dengan nilai yang dicari). Jadi formula yang kita tuliskan di sel E2 adalah sebagai berikut:
=HLOOKUP(“Mhs2”,A1:E5,3,0)
- Tekan Enter untuk menyelesaikan formula.
Setelah menekan Enter, Excel akan menampilkan hasil pencarian, yaitu nilai mahasiswa “Mhs2” pada ujian “Nilai 3” (yaitu 80) di sel E2. Dengan menggunakan HLOOKUP, kita dapat dengan mudah menemukan nilai yang dicari dari sebuah tabel dengan susunan data dalam bentuk baris.

Sumber : support.microsoft.com