Sistem Informasi Geografis Model Data

Share to

Sistem Informasi Geografis Model Data 

Sistem Informasi Geografis Model Data – Model data merupakan penerjemahan dari mode dunia nyata. Informasi dunia nyata yang disimpan didalam basis data tidak dapat digabungkan secara langusng pada model dunia nyata. Model dunia nyata yang masih bersifat umum ini harus terlebih dahulu disederhanakan menjadi sebuah model data.

Baca Juga : Pengertian Sistem Informasi Geografis

Model data SIG Sistem informasi Geografis

Sumber  gambar : http://docs.inasafe.org/

Sistem Informasi Geografis Model Data Sebuah model data dimungkinkan untuk dirancang untuk mencakup hal-hal berikut :

  1. Objek fisik seperti sungai, saluran pipa gas, sungai, bangunan dll
  2. Objek yang terklasifikasi seperti jenis vegetasi, zona iklim dll
  3. Kejadian atau peristiwa seperti bencana banjir, badai, tanah longsor dll
  4. Objek yang sifatnya berubah seperti sebaran penyakit, batas temperature dll
  5. Objek buatan seperti kepadatan penduduk atau garis kontur
  6. Objek buatan untuk sebuah basis data atau objek terpilih.
    Contoh Model data :
No Jenis entitas bangunan
1 Klasifikasi Perumahan, perkantoran
2 Letak Persil no…
3 Simbol titik
4 Akurasi geometrik ± 2m

 

Model data dalam Sistem Informasi Geografis – Sebuah model data dapat memiliki banyak objek. Masing-masing objek inilah yang selanjutnya terhubung dengan informasi yang dikemas dalam basis data. Informasi model data dapat diperoleh dari objek-objek tersebut. Dengan kata lain objek merupakan pembawa informasi model data.

Contoh basis data :

ID Jenis Nomor X Y Akurasi
1 Perumahan 1,4,6,10…. 25 27 ± 6 m
2 perkantoran 112,224 15 20 ± 10 m
….. …… ….. ….. ….. …..

 

Data Spasial
Model data dalam Sistem Informasi Geografis – Data spasial merupakan data yang memiliki referensi ruang kebumian di mana berbagai data atribut terletak dalam berbagai unit spasial.

Dari mana data spasial didapat?

  • Satelit – Data spasial didapat dari hasil rekaman citra satelit, Satelit menggunakansensor untuk dapat merekam kondisi atau gambaran dari permukaan bumi.
  • Peta analog – sebetulnya merupakan versi dasar dari data spasial, yang membedakan dari data ini adalah hanya penyimpananya saja.
  • Foto Udara – data ini didapat dari foto sebuah pesawat atau drone. Secara teknis proses pengambilan atau perekaman datanya hampir sama dengan citra satelit, menggunakan kamera digital, data hasil perekaman dapat langsung disimpan dalam basis data.
  • Data tabular – Sebetulnya data ini berfungsi sebagai attribut bagi data spasial. Salah satu contoh data ini yang umumnya digunakan adalah data sensus penduduk, data sosial, data ekonomi dll.

Model data dalam SIG

Data Vektor
Data vektor adalah data yang sering demukan didalam SIG. Mudahnya, sebuah vektor merupakan sesuatu yang berbentuk titik, atau titik-titik yang dihubungkan menjadi sebuah garis. Dengan kata lain, garis ,titik dan polygon merupakan data vektor.

Data Atribut
Merupakan data yang berfungsi menjelaskan keberadaan berbagai obyek  data spasial dan bersifat identitas. Data atribut dapat dinyatakan menjadi empat kelompok, yaitu :

  1. Nominal, bersifat membedakan antara yang satu dengan yang lainnya, tanpa ada urutan berdasarkan harkat, keterangan identitas.
  2. Ordinal, bersifat membedakan yang satu dengan yang lain dan bersifat urutan.
  3. Interval, mengacu ke obyek alam yang bersifat selang (minimum dan maksimum) tertentu dan adanya interval baku tertentu.
  4. Ratio, mempunyai ciri yang sama dengan interval tetapi mempunyai nilai awal mutlak.

Data Raster
Model data ini adalah sebuah piksel-piksel dan metriks yang membentuk sebuah grid,  Sumber data raster dihasilkan dari system penginderaan jarak jauh dan sangat cocok untuk merepresentasikan batas-batas yang berubah secara gradul, seperti suhu, kontur tanah dll. Data raster ini memberikan informasi keruangan apa yang terjadi dimana saja dalam bentuk gambaran yang di generalisir (buku penuntun SIG. 2016). Peta raster merupakan peta fotografi suatu areal yang diambil dari satelit atau pesawat dan sudah dioleh menggunakan computer.

 

Sumber : Buku Sistem Informasi Geografis Dengan Quantum GIS
http://docs.inasafe.org/
http://triyonopoenya.blogspot.com

Related Posts

Memahami Simbol Peta

Share to

Share toApa Saja Simbol Peta SIG Memahami Simbol Peta SIG Memahami Simbol Peta SIG – Untuk memahami dunia di sekitar kita, pertama-tama kita harus belajar membaca peta….

BAGAIMANA PETA MENAMPILKAN INFORMASI

Share to

Share toBAGAIMANA PETA MENAMPILKAN INFORMASI Membuat Peta Sistem Informasi Geografis – Pada postingan kali ini admin ingin menjelaskan bagaimana peta dapat menampilkan infomasi, agar lebih terarah berikut…

Membuat Peta 3D Indonesia

Share to

Share toPeta 3D adalah Cara membuat peta 3D Indonesia dengan Quantum GIS – Mau tau caranya membuat peta 3D dengan aplikasi Quantum GIS….Istilah Peta mengacu pada peta…

Membuat Peta Raster Menggunakan Aplikasi QGIS

Share to

Share toMembuat Peta Raster Data Raster adalah Data Raster adalah – Seperti yang kita ketahui di postingan sebelumnya bahwa raster adalah sebuah peta yang menampilkan sisi ruang…

Membuat Peta dengan Qgis – Filter Database

Share to

Share toMembuat Peta dengan Qgis – Filter Database. Dalam pembuatan peta, biasanya kita membutuhkan peta yang sudah jadi kemudian di modifikasi untuk keperluan tertentu. Dalam aplikasi Qgis…

Membuat Peta dengan Qgis – insert file .shp

Share to

Share toMembuat Peta dengan Qgis – Dalam pembuatan peta, biasanya kita membutuhkan peta yang sudah jadi kemudian di modifikasi untuk keperluan tertentu. Dalam aplikasi Qgis atau Quantum…