AMU OFFICIAL

cara mudah menggunakan JSON

Share to

Pendahuluan

Dalam postingan kali ini saya akan sedikit berbagi mengenai cara mudah menggunakan JSON, bagi para programmer pastinya sudah tidak asing lagi dengan yang satu ini. Bagi rekan-rekan yang baru mengetahui tentan JSON mari kita ulas sedikit pengertian tentang JSON.

JSON merupakan singkatan dari JavaScript Object Notation adalah format baris teks standar yang mewakili struktur data berdasarkan sintaks objek pada JavaScript. Dalam penggunaannya, JSON digunakan untuk mentansmisikan data dalam aplikasi web misalnya mengirim data dari server ke klien, sehingga dapat ditampilkan di halaman web atau sebaliknya. Dalam artikel ini kami akan sampaikan beberapa informasi tentang JSON. Yuk simak sampai selesai..

Apa aitu JSON

JSON adalah format data berbasis teks yang mengikuti standar sintaks dalam objek javascript, JSON sendiri dipopulerkan oleh Douglas Crockford. JSON memiliki kemiripan dengan sintaks literal objek Javascript akan tetapi JSON ini dapat digunakan secara independent dari JavaScript, dan banyak lingkungan pemrogramman yang memiliki kemampuan untuk mengurai dan menghasilkan JSON.

 

JSON Logo

JSON dapat ditampilkan sebagai string, hal ini berguna saat kita ingin mengirimkan data berupa string melalui jaringan. Akan tetapi, kita perlu melakukan konversi ke sebuah objek JavaScript saat ingin mengakses data tersebut. Untuk hal tersebut kita tidak usah khawatir karena JavaScript sendiri menyediakan objek JSON global yang memiliki metode yang dapat digunakan untuk mengkonversi antara keduanya.

Catatan: Mengonversi string ke objek asli disebut deserialisasi, sedangkan mengubah objek asli menjadi string sehingga dapat ditransmisikan melalui jaringan disebut serialisasi.

Syntak & Struktur JSON

Seperti dijelaskan di atas, JSON adalah string yang formatnya sangat mirip dengan format literal objek JavaScript. Kita dapat menyertakan tipe data dasar yang sama di dalam JSON seperti yang kita bisa dalam objek JavaScript standar — string, angka, array, boolean, dan literal objek lainnya, berikut contoh hierarki data JSON:

object JSON

contoh struktur penulisan JSON

{
  "first_name" : "Ahmad",
  "last_name" : "Mubarok",
  "location" : "West Java",
  "online" : true,
  "followers" : 100K
}

 

Meskipun contoh di atas sangat singkat dan JSON dapat memiliki isi yang sangat banyak, contoh di atas secara umum menggambarkan dua kurung kurawal { } di awal dan di akhir dengan pasangan key-value diantara kedua tanda kurang. Sebagian besar data yang dipakai di JSON dienkapsulasi di dalam sebuah objek JSON

Pasangan key-value memiliki tanda titik dua diantara mereka “key” : “value”. Setiap key-value dipisahkan oleh sebuah koma, sehingga ditengah isi sebuah JSON terlihat seperti in: “key” : “value”, “key” : “value”, “key”: “value”. Pada contoh di atas, nilai pertama pasangan key-value kita adalah “first_name” : “Sammy”.

Contoh JSON Object bersarang

{ 
  "sammy" : {
    "username"  : "SammyShark",
    "location"  : "Indian Ocean",
    "online"    : true,
    "followers" : 987
  },
  "jesse" : {
    "username"  : "JesseOctopus",
    "location"  : "Pacific Ocean",
    "online"    : false,
    "followers" : 432
}
}

 

 

Exit mobile version