VPS adalah, server virtual yang berfungsi untuk menyimpan data dan file pada website. Karena fungsinya yang sangat penting itu, kamu harus bisa paham dengan cara memilih vps. Tips pertama yang bisa kamu praktekan untuk terhindar kesalahan saat memilih VPS, adalah Pastikan kamu tidak memilih vps murah, yang memberikan embel-embel fasilitas bagus. Karena sudah jelas, VPS itu tidak berkualitas.
Cara Memilih Vps Untuk Kebutuhan Bisnis
Untuk membantu kamu mendapatkan VPS di indonesia dengan kualitas terbaik, berikut dibawah ini adalah Cara Memilih Vps untuk kebutuhan bisnis.
Tentukan Tujuan Penggunaan VPS Terbaik
Jadi, sebelum memutuskan untuk menggunakan VPS, kamu harus memastikan tujuan dari penggunaan VPS nanti itu seperti apa. Karena akan sangat disayangkan, kamu menggunakan VPS tapi hanya digunakan untuk menyimpan data-data website. Dan tidak dimanfaatkan untuk hal-hal lainnya
Mulai dari sekarang, pastikan kamu bisa mengatur dan membuat tujuan pengunaan VPS untuk perkembangan website dan bisnis yang kamu jalani. Karena, VPS tidak hanya bisa digunakan untuk menyimpan data website. Tapi juga bisa digunakan untuk hal-hal menarik lainnya, segera diskusikan dengan team kamu!
Sesuaikan Dengan Rencana Ke Depan
Setelah kamu berhasil membuat rancangan tujuan dan penggunaan dari VPS, selanjutnya adalah kamu harus bisa menyesuaikan VPS dengan rencana-rencana bisnis kamu kedepanya. Atau lebih tepatnya, kamu yang menyesuaikan dengan mengupgrade layanan dari VPS yang kamu gunakan untuk bisa menjalankan banyak projek bisnis yang akan datang.
Jangan sampai kamu menggunakan VPS yang lebih rendah dari kebutuhan bisnis dan website kamu yah, karena pasti performa dan kekuatanya akan sangat mengecewakan.
Sistem Operasi (Windows/Linux)
Yang ketiga, kamu juga harus banget memperhatikan sistem operasi yang akan digunakan didalam VPS. Pastikan kamu mengetahui banyak hal tentang project yang ingin kamu atau team kamu buat. Pastikan juga kamu memilih sistem operasi yang bisa menjalankan project kamu lebih maksimal.
Jadi, semisal sistem operasi windows yang lebih stabil dan maksimal untuk menjalankan project. Maka kamu wajib banget menggunakan windows. Tapi jika Linux yang lebih baik dan maksimal, kamu juga wajib memilih linux untuk dijalankan di VPS.
Kapasitas Bandwidth Bulanan
Yang keempat, tidak lupa saya untuk mengingatkan kamu agar mengecek kapasitas bandwith bulanan. Karena, jika penggunaan bandwith bulanan kamu melebih batas. Maka yang terjadi adalah akses VPS akan lambat. Jadi, pastikan kebutuhan bandwith VPS kamu bisa terpenuhi dengan baik. Agar tidak ada gangguan pada project yang sedang kamu jalankan.
Selain Badnwith, kamu juga harus memperhatikan kebutuhan RAM, CPU dan juga Penyimpanan. Karena ketiga komponen itu sangat berpengaruh pada performa VPS yang kamu gunakan.
Satu hal lagi, kamu juga harus memperhatikan teknologi yang digunakan. Pastikan kamu mengetahui kira-kira perangkat lunak apa saja yang bisa didukung oleh VPS yang kamu gunakan. Kamu bisa mengecek beberapa hal dibawah ini, untuk mengetahui teknologi yang digunakan.
- Versi kernel yang dipakai, atau
- Virtualisasi yang digunakan di dalam cloud vps.
Kenapa kita harus mengetahui dan paham dua hal diatas? Karena biasanya beberapa versi kernel tertenu banyak yang tidak mendukung aplikasi atau perangkat lunak. Jadi daripada kamu repot meminta ganti kernel yang baru, pastikan kamu menanyakan terlebih dahulu diawal.
Cara Memilih Vps Managed atau Unmanaged
Yang terakhir, dan yang paling terpenting adalah. Apakah VPS yang kamu gunakan. Statusnya Managed atau Unmanaged.
Karena jika kamu tidak mengetahui dua hal tersebut dan kamu benar-benar masih kurang paham dengan dunia VPS, Jaminan kepala kamu pusing akan sangat besar.Biasanya, para penyedia hosting menyediakan dua pilihan. Yaitu Managed atau Unmanaged. Berikut dibawah ini penjelasanya.
VPS Managed, Pada VPS Managed.kamu tidak perlu repot-repot lagi melakukan instalasi dan juga konfigurasi juga maintenance VPS. Karena semuanya sudah diatur semuanya oleh sistem.VPS Managed ini bisa kamu gunakan, jika tidak ada pengalaman sama sekali di dunia VPS.
Sedangkan untuk VPS Unmanaged, Setidaknya kamu tidak perlu masuk ke dunia matrix untuk bisa menggunakanya. Tapi kamu harus bisa dan paham segala bentuk pengaturan dan konfigurasi semuanya dari awal. Jadi VPS Unmanaged ini cocok untuk kamu yang sudah pro yah.
Nah, berikut diatas adalah artikel yang saya buat tentang Cara Memilih Vps Untuk Kebutuhan Bisnis . Semoga bisa membantu kamu dalam mencari informasi yah! Jangan lupa untuk terus mengunjungi AMU Official untuk mendapatkan update berita teknologi terbaru lainnya!